Enam Janji Pembelajar Sejati
Rekans, berikut saya copy_pastekan artikel dari ekuator, yang kebetulan inline dengan main frame webblog saya, yakni pembelajaran diri.
Memenuhi janji kepada orang lain terasa lebih mudah ketimbang kepada diri sendiri. Mau bukti? Janji untuk belajar kepada diri sendiri, biasanya butuh kekuatan motivasi lebih untuk memenuhinya ketimbang ketika kita berjanji untuk belajar bersama orang lain.
Janji kepada diri sendiri perlu untuk dimulai, karena kita semua bertanggung jawab terhadap pengembangan diri. Salah satu di antaranya adalah janji untuk melakukan rencana pembelajaran individu, pernyataan sikap untuk menjadi pembelajar sejati, dan menumbuhkan komitmen terhadap 6 janji pembelajar sejati:
Pertama,... Temukan Visi Pribadi
Banyak orang yang ketika ditanya tentang apa yang dilakukannya terhadap kehidupan, mereka menggambarkan tugas-tugasnya, bukan tujuan dari tugas tersebut. Perhatikanlah apa yang penting, bermanfaat bagi kehidupan, dan lakukan yang terbaik dalam mewujudkannya. Sediakan waktu untuk berpikir jernih dan terbuka, dan bertanya apa yang ingin kita capai dari setiap aktivitas.
Kedua,...Nyatakan Tujuan Inti
Jika visi adalah mimpi, maka tujuan nyata adalah peta untuk mewujudkannya. Jika visi adalah arah, maka tujuan adalah kecepatan dalam menuju arahnya. Menyatakan tujuan tidak hanya sekadar mengucapkan dan menuliskannya, akan tetapi lebih penting untuk membuatnya menjadi nyata. Kesuksesan dan kegagalan hanyalah dua sisi kondisi dari pencapaian tujuan; bagaimana menghadapi keduanya itu yang menentukan kualitas hidup seseorang.
Ketiga,...Identifikasi 'Celah' Pengetahuan Sejak Dini
Berusaha untuk jujur kepada diri sendiri tentang apa yang kita ketahui dan tidak kita ketahui. Ketidakjujuran membuahkan pembelajaran yang keropos. Terimalah pengetahuan kita sebagai sarana memberikan manfaat lebih, dan jadikan ketidaktahuan kita sebagai sarana untuk melakukan perubahan.
Keempat,...Carilah Mentor
Belajarlah dengan melihat dan meniru seseorang yang patut diteladani. Kita bisa memulainya dengan mengenali seseorang yang pengetahuannya kita hargai, memperhatikan bagaimana mereka mengatasi kesuksesan (dan terutama kegagalan), kemenangan dan kekalahan, kesulitan pribadi dan konflik dengan orang lain, serta bagaimana mereka terus-menerus belajar.
Kelima,...Bangunlah Minat
Membangun hobi dan minat di luar pekerjaan rutin dapat menjadi pendorong proses belajar dalam membangun kehidupan profesional. Ketertarikan terhadap hobi mungkin juga menumbuhkan kecakapan tidak terduga dan membuka peluang baru. Hobi naik gunung misalnya, akan membuat kita lebih enerjik, sehat, dan percaya diri.
Keenam,...Ubahlah Kesalahan Menjadi Peluang
Kesalahan adalah bagian alamiah dari proses belajar. Kesalahan - seperti cedera pada atlet - mengindikasikan kerja keras yang telah dilakukan, dan menggambarkan celah pengetahuan. Kesalahan sebaiknya menjadi titik awal perubahan, menentukan arah benar dan salah, dan menandai kekuatan dan kelemahan. Pembelajar sejati membangun karakter mental untuk menangani 'kecelakaan' dan membuat perbaikan dengan segera tanpa menyalahkan orang lain.
Janji tinggal janji ketika tidak terpenuhi. Janji menjadi abadi ketika niat ikhlas turut mengawali.
Oleh Baban S. Bana
Mizan Learning CenterSumber: Rosen Robert H., The Healthy Company, 1990



0 Comments:
Post a Comment
Links to this post:
Create a Link
<< Home